Minggu, 04 Februari 2018

PSNU PAGAR NUSA PAC.KANOR ADAKAN PENCAK DOR














Redaksi86Bojonegoro: Kanor - Dihadiri  ribuan pendekar diDesa Samberan,kecamatan kanor  sejumlah Jawara Pencak Silat Dor (Open Bar) yang digelar diKecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro,paguyuban Forum Pencak Dor ini merupakan Olahraga dan Beladri khas santri Nahdlathul Ulama (NU) yang diakomodir PSNU PAGAR NUSA & Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI) Kabupaten Bojonegoro.
Selain itu kegiatan tersebut diadakan sebagai media silaturrahmi diantara para pendekar pencak dor dan wahana pemersatu antara pendekar. Dalam acara tersebut, dihadiri juga beberapa jawara yang sering yang sering tampil di acara Pencak Dor  yang ikut gabung dalam paguyuban tradisional pencak dor.
Menurut Ketua PAC PSNU PAGAR NUSA Fahrurrozi, acara tersebut memang diadakan rutin setiap 3 bulan sekali.
“Ini membuktikan bahwa pencak dor ini sebagai olahraga para santri,” kata Kang Fahrurrozi
Lanjut Kang Qomari selaku sesepuh, pencak dor merupakan olahraga beladiri santri yang berkembang di wilayah Bojonegoro. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya Padepokan yang memiliki pendekar pencak dor.” Ini juga merupakan tradisi yang masih berjalan baik hingga saat ini,”imbuhnya. Diharapkan kegiatan ini merupakan media silaturrahmi antar para Jawara dan Pendekar Pencak silat patut dilestarikan.
Sorak-sorai suara langsung bergemuruh di samping ring,ribuan pasang mata tak mengurangi panasnya ring yang didirikan dilapangan,Desa Samberan, Kecamatan Kanor Bojonegoro Jawa Timur, Minggu (4/2/2018).
Ketua PAC PSNU PAGAR NUSA Kanor Fahrurrozi menuturkan, Pencak Dor tak semata sebuah ajang pertarungan. Melainkan, sebuah ajang silaturahmi bersama. "Jiwanya Pencak Dor itu di atas lawan, di bawah kawan. Tidak ada menang kalah di sini,”  
Ditambahkan Kang Qomari yang juga merupakan sesepuh dan Pengurus Pagar Nusa Kanor ini mengatakan, nilai dasar Pencak Dor tersebut dipahami semua petarung yang bertanding di atas ring. Tak jarang, gelak tawa muncul saat masing-masing petarung sedang bertanding,"bebernya
Tak heran, riuh tepuk tangan kian membahana di Desa Samberan Kecamatan Kanor, meski banyak jawara pingin naik diatas ring di hadapan ribuan penonton Pencak Dor. “Kalau sudah di ring Pencak Dor, niatnya sudah tidak (mencari kemenangan) lagi,” ucap Kang Qomari. (Redaksi86bojonegoro)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar