Redaksi86Bojonegoro: Kanor - Dihadiri ribuan pendekar diDesa
Samberan,kecamatan kanor sejumlah Jawara
Pencak Silat Dor (Open Bar) yang digelar diKecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro,paguyuban
Forum Pencak Dor ini merupakan Olahraga dan Beladri khas santri Nahdlathul
Ulama (NU) yang diakomodir PSNU PAGAR NUSA & Gerakan Aksi Silat Muslimin
Indonesia (GASMI) Kabupaten Bojonegoro.
Selain itu kegiatan tersebut diadakan sebagai media silaturrahmi
diantara para pendekar pencak dor dan wahana pemersatu antara pendekar. Dalam
acara tersebut, dihadiri juga beberapa jawara yang sering yang sering tampil di
acara Pencak Dor yang ikut gabung dalam paguyuban tradisional pencak dor.
Menurut Ketua PAC PSNU PAGAR NUSA Fahrurrozi, acara tersebut memang
diadakan rutin setiap 3 bulan sekali.
“Ini membuktikan bahwa pencak dor ini sebagai olahraga para
santri,” kata Kang Fahrurrozi
Lanjut Kang Qomari selaku sesepuh, pencak dor merupakan olahraga
beladiri santri yang berkembang di wilayah Bojonegoro. Hal ini dibuktikan
dengan banyaknya Padepokan yang memiliki pendekar pencak dor.” Ini juga
merupakan tradisi yang masih berjalan baik hingga saat ini,”imbuhnya.
Diharapkan kegiatan ini merupakan media silaturrahmi antar para Jawara dan
Pendekar Pencak silat patut dilestarikan.
Sorak-sorai suara langsung bergemuruh di samping ring,ribuan
pasang mata tak mengurangi panasnya ring yang didirikan dilapangan,Desa Samberan,
Kecamatan Kanor Bojonegoro Jawa Timur, Minggu (4/2/2018).
Ketua PAC
PSNU PAGAR NUSA Kanor Fahrurrozi menuturkan, Pencak Dor tak semata sebuah ajang
pertarungan. Melainkan, sebuah ajang silaturahmi bersama. "Jiwanya Pencak
Dor itu di atas lawan, di bawah kawan. Tidak ada menang kalah di sini,”
Ditambahkan Kang Qomari yang juga merupakan sesepuh dan Pengurus
Pagar Nusa Kanor ini mengatakan, nilai dasar Pencak Dor tersebut dipahami semua
petarung yang bertanding di atas ring. Tak jarang, gelak tawa muncul saat
masing-masing petarung sedang bertanding,"bebernya
Tak heran, riuh tepuk tangan kian membahana di Desa Samberan Kecamatan
Kanor, meski banyak jawara pingin naik diatas ring di hadapan ribuan penonton
Pencak Dor. “Kalau sudah di ring Pencak Dor, niatnya sudah tidak (mencari
kemenangan) lagi,” ucap Kang Qomari. (Redaksi86bojonegoro)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar