Selasa, 29 September 2020

PENGUKUHAN ANGGOTA BARU PSNU PAGAR NUSA TAHUN 2020

 


Redaksi86Bojonegoro.com -  Pencak Silat  Nahdlatul Ulama Pagar Nusa (PSNU PAGAR NUSA ) Kabupaten Bojonegoro resmi dikukuhkan di Kompleks Kantor PCNU, tepatnya di Kampus IAI-UNU Sunan Giri Bojonegoro, Minggu (27/9).

Pantauan Tim di lapangan, dalam pengukuhan tersebut Santri Pagar Nusa tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Mulai pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun, memakai masker, hand santizer, mencuci tangan memakai air mengalir yang disiapkan panitia. Selanjutnya, panitia menyediakan sekitar 20 tempat cuci tangan yang disiapkan, untuk mematuhi anjuran pemerintah.

Ketua Panitia, Kang Yahya Tulus Margiyanto mengatakan, pengukuhan ini digelar setelah para santri mengikuti pelatihan secara rutin di setiap PAC atau ranting. Berjalannya kegiatan ini pihak panitia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu jalannya acara. 

Baik PCNU, pemerintah kabupaten, kepolisian, Pasti,Banser maupun stakeholder yang lain. Sehingga, acara Pengukuhan Anggota Tetap Pagar Nusa Tahun 2020 bisa berjalan lancar dan sukses. "Pagar Nusa peserta yang dikukuhkan ini menjadi benteng NU dan benteng kyai. Kalau tidak ada NU dan kyai, tidak akan ada Pagar Nusa," jelas kang Yahya.

Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Cabang (PC) PSNU PAGAR NUSA Kabupaten Bojonegoro, Agus Imam Mukhtasom S.Pd.I,MM memastikan pelaksanaan pengukuhan anggota Pagar Nusa sesuai protokol covid-19. 

Pasalnya, agenda pengukuhan tersebut juga menjadi kegiatan rutin Badan Otonom (Banom) NU setiap tahunnya. Pagar Nusa sebagai benteng Utama NU, kyai dan NKRI juga tetap mematuhi anjuran maupun himbauan kyai dan pemerintah.

"Mari seluruh kader Pagar Nusa meskipun mempunyai keahlian bela diri, harus tetap rendah hati sebagai bentuk akhlaqul karimah. Serta mengamalkan Ahlussunnah Wal Jamaah di tengah-tengah masyarakat," paparnya.

Perwakilan PCNU Kabupaten Bojonegoro, Syaifuddin Idris menyampaikan salam Ketua PCNU, dr Cholid Ubed yang berhalangan hadir. Tetapi acara pengukuhan harus berjalan tertib dan tidak mengurangi kekhidmatan acara pengukuhan anggota tetap Pagar Nusa.
 

"PN memiliki Iman dan taqwa yang kuat, ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan memiliki itu Pagar Nusa bisa menjadi benteng Nahdlatul Ulama dan NKRI. Jagalah keamanan dan ketertiban, serta siap menjaga kiai, NU, nusa dan bangsa," pesannya.


Beberapa tokoh dan pembina Pagar Nusa Kabupaten Bojonegoro juga memberikan motivasi kepada anggota tetap yang akan dikukuhkan. Seperti Sunaryo Abu Ma'in, KH. Alamul Huda (Pengasuh Ponpes Al-Rosyid dan Ketua MUI Bojonegoro), serta Rais Syuryiah PCNU Bojonegoro, KH. Maimun Syafi'i.
 

Banyak hal yang disampaikan ketiga tokoh ulama tersebut, betapa pentingnya Pagar Nusa dalam menjaga kiai, NU dan NKRI. "Sejak dulu Pagar Nusa selalu siap menjaga kiai, NU dan negara," kenang Kiai Maimun Syafi'i, sembari melihat foto Gus Maksum pendiri Pagar Nusa di backdrop.


Diketahui, anggota Pagar Nusa Bojonegoro seluruhnya sekitar ratusan ribu, setiap tahun pengukuhan ada seribuan anggota. Namun karena pandemi covid-19 saat ini yang hadir dibatasi, utamanya hanya anggota baru dan pendamping saja, serta mengundang beberapa tokoh dan Banom NU.

Acara pengukuhan anggota baru Pagar Nusa juga dihadiri Badan Otonom NU, mulai Muslimat, Fatayat, Ansor, ISNU, IPNU dan IPPNU, sehingga acara berlangsung khidmat meskipun sederhana.

Dan Acara Terakhir Pengijazahan Oleh Beliau Al-Fakir Gus Aly ( Muhammad Aly Maghfur Sofyan Jirjis ) Dari Nganjuk Jawa Timur,beliau Juga Berpesan Kepada Seluruh Anggota Pagar Nusa Untuk Selalu Menjaga Nama Baik PSNU PAGAR NUSA.

(Romza jatim.nu.or.id)
(Gun/Ian bangsaonline.com)
(Lsndp Kompasiana.com)

Dokumentasi  Tim Redaksi86Bojonegoro