Gerakan Pemuda (GP) Ansor /Satkorcab Banser Kabupaten Bojonegoro
menggelar Kusrus Banser Lanjutan (Susbalan) 2018. Bertempat diLapangan Desa Ngrancang Kecamatan Tambakrejo, Jumat (09/11/2018), acara
tersebut diikuti ratusan anggota GP Ansor dan Banser dari seluruh
wilayah Jawa Timur.Ketua GP Ansor Kecamatan tambakrejo Selaku Tuan Rumah, Khafid
mengatakan Susbalan merupakan salah satu kegiatan utama kepemudaan
Ansor. Dijelaskan, Susbalan menjadi tahapan lanjutan dari proses
kaderisasi pemuda Ansor.
"Untuk proses kaderisasi tingkat awal itu ada Diklatsar (Pendidikan Latihan Dasar), kemudian level menengah ada Susbalan ini, dan untuk tingkat pusat ada Susbanpim (Kursus Banser Pimpinan)," jelas Khafid.
Menurut Khafid, di level Susbalan, peserta kursus akan dibekali pendidikan dengan komposisi lapangan 50 persen, dan 50 persen sisanya wawasan ke-Islaman ala NU. "Kalau Diklatsar itu 70 persen lapangan dan sisanya wawasan, sedangkan Susbanpim, lebih banyak wawasan," katanya lagi.
Khafid juga mengingatkan agar peserta memanfaatkan kesempatan Susbalan kali ini. "Manfaatkan dan ikuti kursus ini dengan sebaik-baiknya, sehingga hadirlah kader-kader Banser yang memiliki kwalitas, wawasan, dan kemampuan lapangan yang handal," imbuhnya.
Dalam Susbalan ini, GP Ansor menggandeng pihak kepolisian dan TNI untuk memberikan materi pelatihan kepada peserta Yang berperan penting dalam mengawal empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yakni, Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.
"GP Ansor sudah berperan dalam berjuang merebut kemerdekaan bersama seluruh elemen dahulu. Kini, GP Ansor memiliki tugas mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjaga empat pilar," pungkas Khafid.
"Untuk proses kaderisasi tingkat awal itu ada Diklatsar (Pendidikan Latihan Dasar), kemudian level menengah ada Susbalan ini, dan untuk tingkat pusat ada Susbanpim (Kursus Banser Pimpinan)," jelas Khafid.
Menurut Khafid, di level Susbalan, peserta kursus akan dibekali pendidikan dengan komposisi lapangan 50 persen, dan 50 persen sisanya wawasan ke-Islaman ala NU. "Kalau Diklatsar itu 70 persen lapangan dan sisanya wawasan, sedangkan Susbanpim, lebih banyak wawasan," katanya lagi.
Khafid juga mengingatkan agar peserta memanfaatkan kesempatan Susbalan kali ini. "Manfaatkan dan ikuti kursus ini dengan sebaik-baiknya, sehingga hadirlah kader-kader Banser yang memiliki kwalitas, wawasan, dan kemampuan lapangan yang handal," imbuhnya.
Dalam Susbalan ini, GP Ansor menggandeng pihak kepolisian dan TNI untuk memberikan materi pelatihan kepada peserta Yang berperan penting dalam mengawal empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yakni, Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.
"GP Ansor sudah berperan dalam berjuang merebut kemerdekaan bersama seluruh elemen dahulu. Kini, GP Ansor memiliki tugas mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjaga empat pilar," pungkas Khafid.