| dock.lisandipo |
Kedewan-Bertepatan dengan Maulid NABI BESAR MUHAMMAD SAW
1440 H/2018, Muslimat dan Fatayat Se-Kecamatan Kedewan Melaksanakan kegiatan
pengajian rutinan Muslimat Fatayat -Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pelantikan Fatayat NU ds.Kedewan, dan
memberikan santunan bagi anak yatim diLapangan Ds.Wonocolo Kec.Kedewan, Senin
(24/12/18).
Pembina dan Ketua Pengurus Muslimat Hj.Kisni Rohmah dalam sambutannya mengatakan,
selalu memberikan motivasi pada para perempuan Fatayat NU, supaya dapat
bergerak aktif dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang dihadapi
masyarakat.
Kegiatan yang juga melibatkan Ibu-ibu atau para
istri pengurus ini diisi dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an. Hal tersebut
dilakukan dalam rangka memanjatkan doa kepada Allah untuk kelancaran program
Keluarga Besar NU Kecamatan Kedewan dan juga mendoakan seluruh keluarga yang
telah mendahului kita.
Kepala Desa Wonocolo Atau Yang Mewakili Bpk.Sutiyo
menyampaikan, ucapan terima kasih dan selamat datang kepada hadirin semua,
pengajian Muslimat dan Fatayat NU Yang sudah berjalan lebih dari satu tahun ini
diharapkan bisa menjadi teladan bagi generasi mendatang.
Selanjutnya, sambutan Forkompimca Kecamatan
Kedewan yang diwakili Polsek Kedewan melalui Aiptu Sriyadi, menjelaskan bahwa untuk terciptanya persatuan dan
kesatuan bangsa ,apabila seorang muslim mampu memberikan kasih sayang terhadap
muslim lainnya.
“Dan kasih sayang itu diwujudkan dalam berbagai
aspek kehidupan, kita akan merasakan betapa nikmatnya kebersamaan sebagai umat
Islam dan bangsa yang kuat dan kokoh dan tidak mudah diadu domba yang sarat
akan perpecahan, dengan sikap ikhlas karena mengharap ridho Allah,” ungkap Aiptu Sriyadi.
Dalam muqodimah KH. Muhajir Khozin menyampaikan, untuk terciptanya kerukunan hidup
antara sesama warga masyarakat : Apabila seorang muslim mampu menghargai dan
menghormati orang lain dalam berbagai hal. Termasuk menghormati dan menghargai
terhadap adanya perbedaan, baik dalam hal bahasa, budaya, maupun pemahaman
agama yang sarat akan perbedaan mazhab dan pendapat.
“Kita akan merasakan betapa nikmatnya hidup rukun
dalam sebuah perbedaan yang dibingkai atas dasar ukhuwah Islamiyah dengan
menganggap perbedaan sebagai rahmat atas kasih sayang Allah kepada semua
hamba,” tutur KH. Muhajir Khozin .
Pengajian rutin yang dihadiri oleh para sepuh dan
tokoh masyarakat ,Forkompimca Kecamatan Kedewan, Kades Wonocolo, Pengurus
Fatayat NU dan Muslimat NU Anak Cabang Kedewan, MWC NU Kecamatan Kedewan Imam
Turmudji dan warga Desa Kec.Kedewan. [lsndp]

