KH. Maimoen Zubair:
Keistimewaan
Lafdzul Jalalah
Lafal Allah adalah lafal yang
mengumpulkan semua nama dan
sifat yang dikandungnya.
Dzikir ini adalah tujuan utama dan
paling puncak.
Saat menjelaskan Lafal Allah,
Syaikhuna Maimoen Zubair
mengatakan;
Jika huruf per huruf dihilangkan,
maka akan semakin mempunyai
makna yang lebih dalam.
Jika huruf Alif pada lafadl ﺍﻟﻠﻪ
dihilangkan, maka akan dibaca ﻟﻠﻪ
‘lillah’, yang mempunyai makna
“Karena Allah”. Hal itu karena
amal yang dikerjakan tidak akan
sampai dan diterima oleh Allah
kecuali amal itu karena Allah.
Jika huruf Lam Pertama pada
lafadl ﻟﻠﻪ dihilangkan, maka akan
dibaca ﻟﻪ Lahuu, yang mempunyai
makna “hanya karena Allah”.
Makna ini lebih dalam dari pada
makna sebelum ini, karena pada
lafadl ﻟﻠﻪ menggunakan isim
dhohir (kelihatan), sedangkan
pada lafadl ﻟﻪ menggunakan
bentuk isim dlomir (disimpan).
Hal ini diisyaratkan dalam Al-
Qur'an saat menjelaskan tentang
shodaqoh, sebagai berikut:
ﺇِﻥ ﺗُﺒْﺪُﻭﺍ ﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺎﺕِ ﻓَﻨِﻌِﻤَّﺎ
ﻫِﻲَ ۖ ﻭَﺇِﻥ ْﻔُﻮﻫَﺎ
ﻭَﺗُﺆْﺗُﻮﻫَﺎ ﺍﻟْﻔُﻘَﺮَﺍﺀَ ﻓَﻬُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ
ﻟَّﻜُﻢْ ۚ ﻭَﻳُﻜَﻔِّﺮُ ﻋَﻨﻜُﻢ ﻣِّﻦ
ﺳَﻴِّﺌَﺎﺗِﻜُﻢْ ۗ
Jika kamu menampakkan
sedekah (mu), maka itu adalah
baik sekali. Dan jika kamu
menyembunyikannya dan kamu
berikan kepada orang-orang fakir,
maka menyembunyikan itu lebih
baik bagimu, Dan Allah akan
menghapuskan dari kamu
sebagian kesalahan-
kesalahanmu.” (QS. Al-Baqarah:
271)
Jika huruf Lam pada lafadl ﻟﻪ
‘lahuu’ dihilangkan, maka akan
dibaca ﻩ “Huu”, yaitu Dlomir
Sya'an. Dlomir Sya’an adalah
dlomir yang kembali kepada
kalimat yang ada di depan dlomir
tersebut dan harus berupa
jumlah. Bentuk Dlomir Sya'an
adalah mufrod, sedangkan
kalimah yang dikandung oleh
dlomir itu berupa jumlah yang ada
di depannya.
Alam ini wujud setelah diadakan
oleh Allah, dan semua yang
selain Allah pasti berupa jumlah
dan tidak esa. Hal ini diisyaratkan
berupa jumlah dan harus berada
di depan. Sedangkan yang
Tunggal (mufrod/fardi) hanya
Allah. Hal ini diisyaratkan dengan
dlomir yang mufrod. Allah
berfirman:
ﻭَﺍﻟﺸَّﻔْﻊِ ﻭَﺍﻟْﻮَﺗْﺮِ
Demi yang genap dan yang
ganjil.
Semua makhluk pasti berpasang-
pasang atau genap, dan yang
ganjil serta Tunggal hanya Allah.
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻖَ
ﺍﻟْﺄَﺯْﻭَﺍﺝَ ﻛُﻠَّﻬَﺎ ﻣِﻤَّﺎ ﺗُﻨﺒِﺖُ
ﺍﻟْﺄَﺭْﺽُ ﻭَﻣِﻦْ ﺃَﻧﻔُﺴِﻬِﻢْ
ﻭَﻣِﻤَّﺎ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ
Maha Suci Tuhan yang telah
menciptakan pasangan-
pasangan semuanya, baik dari
apa yang ditumbuhkan oleh bumi
dan dari diri mereka maupun dari
apa yang tidak mereka ketahui.
Jika huruf ha' pun dihilangkan,
maka akan berdzikir dalam hati,
karena huruf ha' berada pada
pangkal tenggorokan dekat dada,
dan setelah itu masuk dalam hati,
sehingga orang yang berdzikir
akan luas dada serta mempunyai
hati yang terang benderang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar