Bojonegoro –
Jelang Pilkada PILBUP Bojonegoro & PILGUB Jawa Timur 2018, seluruh
organisasi perguruan silat di kecamatan kedewan menyatakan sikap bersama
mewujudkan perdamaian. Pernyataan tersebut tertuang dalam deklarasi damai yang
Digelar POLSEK Kecamatan Kedewan.
Sebanyak 4 perguruan silat tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Seluruh
Indonesia (IPSI).PAGAR NUSA, PSHT,IKSPI,ML berikrar bersama akan menjalin
persaudaraan, menghilangkan rasa permusuhan, saling menghormati dan menjaga
ketertiban. Menjaga nama baik masing masing mewujudkan situasi aman serta
mengedepankan koordinasi dan komunikasi.
Perwakilan Kapolsek Kedewan KANIT INTELKAM POLSEK KEDEWAN Bpk.BADRI
mengapresiasi deklarasi damai oleh organisasi perguruan silat tersebut. Dia
berharap andil para pesilat dapat menciptakan situasi kondusif di tengah
masyarakat terutama jelang Pilkada.
“Pencak silat bukan sekadar bela diri namun juga pembelajaran diri,”
katanya dalam acara Pemantapan Nilai Kebangsaan dalam rangka menjaga keamanan
dan ketertiban jelang Pilkada Jatim di Polsek Kedewan, Minggu (18/02/18) pagi.
Bpk.Badri juga mengimbau anggota
perguruan yang mayoritas generasi muda dapat mengimplementasikan seluruh ajaran
dari para guru dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Dengan begitu mereka
tidak mudah terprovokasi kabar atau berita bohong yang berujung pada
perselisihan.
Tidak dimungkiri lagi kata Bpk.Badri, di era tekhnologi informasi kabar
atau berita bohong mudah tersebar. Penggunaan media sosial harus bijak sesuai
dengan aturan agar tidak terjadi ujaran kebencian. Organisasi perguruan silat
harus menjadi pelopor perdamaian serta sadar dan bertanggung jawab sebagai
warga negara yang baik.
Dalam pesannya Bpk.Badri KANIT INTELKAM POLSEK KEDEWAN minta semua pihak
agar menjaga keamanan dan ketertiban. Jika mendapati kabar yang berkembang di
media sosial dan bernada provokatif agar tidak disebarkan.
“Kedepankan koordinasi dan klarifikasi agar tidak memunculkan konflik
berkepanjangan,” ujarnya mewanti-wanti. (lisandipo)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar